Takigawa

Malam ini saya dan pacar mencoba Takigawa yang baru buka dan berlokasi di barat Perempatan Jetis sekitar 200 meter kiri jalan. Sudah beberapa hari kami dengar kalau Takigawa buka tapi baru semangat ke sana setelah dengar ada iming-iming diskon 20% dari salah satu teman, hehe.

First impression, parkirannya masih terlihat penuh karena sepertinya baru saja buka (masih ada beberapa bahan bangunan berantakan) dan banyak karangan bunga 'selamat dan sukses blablabla'. Begitu masuk, wow, tempatnya sangat cozy dan sepertinya luas (walaupun sedikit remang-remang). Spotnya terdiri dari indoor dan outdoor, berhubung hujan dan memilih kehangatan sofa, kamipun memilih indoor.

Untuk menu, dari segi harga, dapat dibilang 'lumayan' pake tanda kutip itu, monggo diartikan sendiri, tapi sangat sebanding menurut saya. Saya malam ini memesan sushi takigawa roll yang berisi salmon, scallop, crabstick, dll dengan harga Rp 79.000 untuk yang porsi regular. Oh iya, sushi di sini tersedia dalam porsi regular (8 item) dan small (4 item). Pacar memesan unagi kamameshi, sejenis nasi bakar (tapi lembut) dengan daging unagi dan potongan sayur, sangat enak, dengan harga Rp 99.000. Untuk minuman kami sama-sama memesan hot ocha free flow (Rp 15.000, jauh beda dengan di Silla yang hanya Rp 2.000 tapi ngga free flow sih, hiks). Oh iya, untuk bulan ini ada promo diskon sebesar 20% (banci diskon). Sebelum makanan kami datang, kami disuguhi free appetizer yang berupa potato salad. Buat makanannya, jangan ditanya, pasti enak dong (dan nagih kalau ngga inget kantong). Takigawa roll yang saya pesan memang tipe sushi mateng begitu, bukan yang mentahan dan membuat rasa wasabi-nya jadi kurang menggigit (padahal biasanya seupil udah nangis kepedesan). Untuk unagi kamameshi-nya pacar, rasanya juga sangat enak dan bikin nagih (pacar sampe ngambek begitu saya 'minta bagi' dan ambil daging unaginya kebanyakan, hehe). Tapi itu kan sama mas kokinya (maksudnya chef, bukan ikan) diaduk waktu menyajikan di depan kita, so sorry kalo berantakan, padahal sebelum diaduk manis lho (yang penting enak yas!). Overall, sangat recommended. Besok kita ke sini lagi ya sayang? *digaplok pacar*

Little trivial fact, saya sempat ke kamar mandinya dan kaca kamar mandinya itu full satu sisi dinding, jadi bisa buang air kecil sambil ngaca seluruh badan (oke, makin ngga penting).

Menu yang tersedia:
- okanomiyaki (Rp 45.000 - Rp 59.000): peanut, chicken, seafood
- takoyaki (Rp 25.000)
- appetizer (Rp 17.000 - Rp 49.000): tuna salad, shitake roll, gyoza, dll
- soup (Rp 10.000 - Rp 26.000): misoshiru, mushroom wrap, dll
- kamameshi (Rp 49.000 - Rp 99.000): unagi, tori, sake, dll
- kushiyaki (Rp 17.000 - Rp 38.000): chicken, ebi, aspara bacon, dll
- sushi (Rp 17.000 - Rp 157.000): california roll, crunch-crunch roll, seafood spicy, dll
- sashimi (Rp 45.000 - Rp 135.000): maguro, salmon, dll
- shabu-shabu (Rp 13.000 - Rp 179.000): beef, vegetarian, dll
- noodle (Rp 47.000 - Rp 69.000): tempura udon, energy ramen, dll
- etc (Rp 35.000 - Rp 189.000): unagi kabayaki, beef teriyaki, sukiyaki, dll
- drinks and dessert (Rp 8.000 - Rp 42.000): hot ocha free flow, ice cream, juice, latte, dll


free appetizer: potato salad


takigawa roll
unagi kamameshi
 hot ocha free flow

suasana indoor takigawa
















Extra review!!

Tanggal 8 April 2011 saya dan pacar kembali ke Takigawa untuk mencoba beberapa menu yang berbeda. Kali ini kami memesan california roll, crunch-crunh roll, dan nigiri salmon.

 california roll















California roll merupakan salah satu menu sushi favorit saya dan pacar, saya sendiri sangat suka karena adanya avocado yang dikombinasi salmon memberi sensasi tersendiri yang enaaak, hehe. Untuk harganya saya lupa, haha, yang jelas ini adalah porsi regular dan terdiri dari 8 item.

 crunch-crunch roll
















Saya dan pacar memesan ini karena pacar adalah penggemar berat unagi. Cruch-crunch roll ini memang sangat cruchy karena juga diisi dengan tempura dan ada kremesan ntah apa gitu di dalamnya. Harganya lupa, dan ini porsi small.
nigiri salmon
















Siapapun bisa melihat kalau daging salmon di nigiri ini sangat obesitas, mbleber ke mana-mana hoho. Sayangnya cuma 2 biji ya? Harganya saya ingat, Rp 27.600. Daging salmonnya enak dan tebaaal, sayang cuma 2 biji (diungkit lagi).

Extra review!!
Tanggal 27 April kemarin, saya dan pacar kembali lagi ke Takigawa dengan tujuan ingin makan daging salmon! Maka kemarin kami memesan california roll dan salmon sashimi. Untuk california roll kan sudah pernah dibahas sebelumnya, nah si salmon sashimi ini merupakan salmon slices yang terdiri dari 6 slice daging salmon yang besar dan tebal, walaupun ngga se-obesitas nigiri salmon. Enak sekali, sangat enak. Cuma kata pacar kalau kebanyakan makan salmon lama-lama juga enek, hahahaha. Semua yang berlebihan itu ngga baik ternyata! Harga salmon sashimi Rp 55.000/porsi.


 california roll

 salmon sashimi

sambal entah apa yang tidak kami sentuh

12 blabs:

semuasayanganna said...

jatohnya mahal juga loh di takigawa..
3x kesana, kerusakan minim 200rb. heuuuh.. tapi tergantung yang kita order juga sikk..
andaikaaan sushi tei ada disinii *ngayal*

October 12, 2011 at 3:49 PM
Laras Prabandini Sasongko said...

haha, setujuuuu! kalo ada sushi tei sih mau sering-sering nyushi juga oke.. kalo ini..aduh..aduh..ada yang mau bayarin?

October 12, 2011 at 4:29 PM
Bukabukubacabaca said...

takigawa??gk..gk..gk kuatttt
tapi maknyusss....worthed lah emang..
tp klo mahasiswa..kita makan sushi indonesia aja dulu a.k.a arem2..hehe

November 1, 2011 at 9:16 AM
Laras Prabandini Sasongko said...

haha, atau sushi-sushi 'jawa' yang banyak tersebar dengan aneka nama jepang. lumayan mengobati kangen ke sushi kok. seandainya di jogja ada sushi tei. :(

November 3, 2011 at 6:03 AM
hanyo-chan said...

kak, aku kan belum pernah tuh makan ke restoran jepang gitu..nah tata cara makannya itu gimana sih kak?

November 4, 2011 at 5:42 PM
Laras Prabandini Sasongko said...

hehe, gimana ya tata cara makannya? menurutku sih sama aja hanyo-chan, cuma ya kan biasanya pake sumpit (terutama sushi), tapi kalo kamu ngga biasa pake sumpit minta sendok garpu ajaaa.. oh iya, kalo kamu suka spicy, waktu makan sushi kasih wasabi yang banyak :D

November 6, 2011 at 7:02 PM
hanyo-chan said...

hahaha...ga deh kak kalau wasabi...bisa2 mules ntuh..
kalau pake sumpit sih bisa2 aja...
yang bingung mungkin kalau misalnya ada yang harus direbus dulu di steamboat itu kak...

November 9, 2011 at 4:08 AM
Laras Prabandini Sasongko said...

haha, itu namanya sukiyaki, dan tinggal rebus aja kok, apa yang ada di piringnya (asal masih mentah plus bisa dimakan) ya tinggal dicemplungin aja.. terus tinggal kasih seasoning aja, macem potongan bawang putih, potongan cabe, atau bumbu-bumbu lain deh :D

November 10, 2011 at 10:43 AM
yoga penta gressia said...

ada stock unagi hidup nih saya.

December 20, 2012 at 5:49 PM
empingmelinjo said...

Mantap gan, salam kenal dari kami: http://www.empingmelinjo5s3.com/emping-melinjo-mantap-coy.html

January 13, 2013 at 8:07 PM
Asbi Nurhadi said...

disini ada sakenya ga ya?

February 1, 2013 at 11:56 PM
Adhi Prakosa said...

sushi tei lg dibangun di gejayan kalo ngga salah deket sepatu Bata

October 22, 2013 at 1:54 PM

Post a Comment